KKN Di Desa Penari Versi Luar Negeri


Hasil gambar untuk poster film midsommar

Halloooo!!
Kali ini aku akan mereview.. film yang sebenarnya udah lama aku tonton tapi baru bisa aku review sekarang. Film dimana di Indonesia sendiri lagi gencar-gencarnya dengan "cerita" kkn di desa penari dan ternyata film ini menurutku hanya berbeda tempat saja dengan cerita yang di Indonesia. Disini akan ada sedikit spoiler ya guys.

Oke, sebelum aku kasih nilai unutk film ini aku akan kasih tau dulu sinopsis film Midsommar karya Ari Aster.
Saat hubungan keduanya tengah bermasalah, sepasang kekasih muda dari Amerika Serikat melancong ke sebuah festival tengah musim panas Swedia, di mana tempat yang tampak seperti surga permai berubah menjadi mimpi buruk yang mengerikan, seiring warga setempat mulai menunjukkan niat bengis mereka.

Berawal dari kegabutanku, aku bukalah youtube buat liat trailer film 2019 disitu kemudian aku nemuin trailer film ini. Yang awalnya aku pikir, okelah ini genre film thriller. Ternyata pas baca lagi di google ternyata film ini bergenre drama horror. Dibuatlah makin penasaran, akhirnya aku tonton langsung. Selama nonton, dibikin kaget banget sama isian filmnya yang ternyata selalu bikin aku seperti 'Wuih ini orang mau aja di palu gitu'. 
Diawal cerita kita masih disuguhi oleh hal wajar dalam perfilman biasanya, kehidupan seorang mahasiswa yang sedang membicarakan mau bagaimana mereka mengerjakan tesis mereka, kemudian salah satu dari mereka mengajak mereka ke tempat asalnya untuk mengerjakan tesisnya disana. Ada satu scene di film ini yang bikin aku bingung karena shootnya sengaja di balik kameranya. Makin mereka menjalani kehidupan di tempat tinggal temannya itu, makin gajelas juga kehidupannya disana. Beberapa orang 'Asing' yang diajak oleh orang asli daerah itu pun banyak yang tidak kuat dan meminta untuk kembali ke rumah. Di film ini kita akan dibikin kaget oleh tradisi mereka yang dibilang aneh, kakek nenek harus loncat dari tebing yang tinggi banget, kalaupun tidak hancur maka akan dihancurkan dengan palu kayu besar, orang asli desa itu kalau suka dengan orang lain akan menaruh sesuatu di makanan orang yang ia suka. Dan banyak kejadian aneh lain di film ini..

Diakhir cerita, aku juga baru menyadari bahwa di desa ini malam hanya sebentar. Jadi yang aku liat selama filmini berlangsung siang lagi siang lagi, tidurnya sebentar. 
Buat aku ini film yang genrenya horror tapi ga horror amat gitu seperti film film lain, justru menurutku film ini lebih cocok tergolong ke genre film thriller.. Aku kasih rated buat film ini yaitu 8.5/10.

Next, film apalagi yang bakal aku review? See you

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Novel merantau karya Ahmad Fuadi

Frozen 2 movie Review